Tampilkan postingan dengan label MGMP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MGMP. Tampilkan semua postingan

PW POINT PELATIHAN


Pelatihan Multimedia yang sudah dilaksanakan oleh MGMP IPS Kabupaten Pemalang telah menghasilkan beberapa karya yang bisa dinikmati oleh teman-teman. memang masih perlu banyak penyempurnaan, namun ini sebagai langkah awal untuk berkreasi dan berinovasi lebih jauh. Bagi teman-teman yang membutuhkan silahkan untuk disalin dan disempurnakan sendiri. Bagi yang ingin berpartisipasi bisa dikirim ke email kami : papiego@gmail.com untuk kami tampilkan di sini. Berikut hasil yang dibuat teman-teman :
- Flora dan Fauna Indonesia, lihat download
- Kehidupan Masa Praaksara di Indonesia, lihat download
- Kelangkaan, lihat download
- Kolonialisme dan Imperealisme di Indonesia,lihat download
- Lembaga Keuangan,lihat download
- masuknya Hindu Budha di Indonesia, lihat download
- Mata Uang Asing, lihat download
- Pasar, lihat download
- Penyimpangan Sosial 1, lihat download
- Penyimpangan Sosial 2, lihat download
- Perang Dunia II, lihat download
- Pergerakan Nasional Indonesia, lihat download
- Peristiwa Sekitar Kemerdekaan, lihat download
- Perkembangan hindu Budha, lihat download
- Permasalahan Kependudukan, lihat download
- Pranata Sosial, lihat download
- Uang dan Lembaga Keuangan, lihat download

»»  Selanjutnya.....

KOMPETENSI PROFESIONALISME GURU



Dalam rangka turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa, peranan guru sangat penting sekali untuk membentuk sumber daya manusia yang berkualitas dan berakhlak mulia. Kita sadari, bahwa peran guru sampai saat ini masih eksis, sebab sampai kapanpun posisi/peran guru tersebut tidak akan bisa digantikan sekalipun dengan mesin sehebat apapun, mengapa ? Karena, guru sebagai seorang pendidik juga membina sikap mental yang menyangkut aspek-aspek manusiawi dengan karakteristik yang beragam dalam arti berbeda antara satu siswa dengan lainnya. Banyak pengorbanan yang telah diberikan oleh seorang guru semata-mata ingin melihat anak didiknya bisa berhasil dan sukses kelak. Tetapi perjuangan guru tersebut tidak berhenti sampai disitu, guru juga merasa masih perlu meningkatkan kompetensinya agar benar-benar menjadi guru yang lebih baik dan lebih profesional terutama dalam proses belajar mengajar sehari-hari.

Pada dasarnya terdapat seperangkat tugas yang harus dilaksanakan oleh guru berhubungan dengan profesinya sebagai pengajar, tugas guru ini sangat berkaitan dengan kompetensi profesionalnya. Hakikat profesi guru merupakan suatu profesi, yang berarti suatu jabatan yang memerlukan keahlian khusus sebagai guru dan tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang di luar bidang pendidikan. Walaupun pada kenyataannya masih terdapat hal-hal tersebut di luar bidang kependidikan.

Ciri seseorang yang memiliki kompetensi apabila dapat melakukan sesuatu, hal ini sesuai dengan pendapat Munandar bahwa, kompetensi merupakan daya untuk melakukan suatu tindakan sebagai hasil dari pembawaan dan latihan. Pendapat ini, menginformasikan dua faktor yang mempengaruhi terbentuknya kompetensi, yakni ; (a) faktor bawaan, seperti bakat, dan (b) faktor latihan, seperti hasil belajar.
Menurut Soedijarto, Guru yang memiliki kompetensi profesional perlu menguasai antara lain :
(a) disiplin ilmu pengetahuan sebagai sumber bahan pelajaran,
(b) bahan ajar yang diajarkan,
(c) pengetahuan tentang karakteristik siswa,
(d) pengetahuan tentang filsafat dan tujuan pendidikan,
(e) pengetahuan serta penguasaan metode dan model mengajar,
(f) penguasaan terhadap prinsip-prinsip teknologi pembelajaran,
(g) pengetahuan terhadap penilaian, dan mampu merencanakan, memimpin, guna kelancaran proses pendidikan.

Tuntutan atas berbagai kompetensi ini mendorong guru untuk memperoleh informasi yang dapat memperkaya kemampuan agar tidak mengalami ketinggalan dalam kompetensi profesionalnya. Semua hal yang disebutkan diatas merupakan hal yang dapat menunjang terbentuknya kompetensi guru. Dengan kompetensi profesional tersebut, dapat diduga berpengaruh pada proses pengelolaan pendidikan sehingga mampu melahirkan keluaran pendidikan yang bermutu. Keluaran yang bermutu dapat dilihat pada hasil langsung pendidikan yang berupa nilai yang dicapai siswa dan dapat juga dilihat dari dampak pengiring, yakni dimasyarakat. Selain itu, salah satu unsur pembentuk kompetensi profesional guru adalah tingkat komitmennya terhadap profesi guru dan didukung oleh tingkat abstraksi atau kemampuan menggunakan nalar.

Guru yang rendah tingkat komitmennya, ditandai oleh ciri-ciri sebagai berikut
a. Perhatian yang disisihkan untuk memerhatikan siswanya hanya sedikit.
b. Waktu dan tenaga yang dikeluarkan untuk melaksanakan tugasnya hanya sedikit.
c. Perhatian utama guru hanyalah jabatannya.

Sebaliknya, guru yang mempunyai tingkatan komitmen tinggi, ditandai oleh ciri-ciri sebagai berikut :
a. Perhatiannya terhadap siswa cukup tinggi.
b. Waktu dan tenaga yang dikeluarkan untuk melaksanakan tugasnya banyak.
c. Banyak bekerja untuk kepentingan orang lain.

Kompetensi guru berkaitan dengan profesionalisme, yaitu guru yang profesional adalah guru yang kompeten (berkemampuan). Karena itu, kompetensi profesionalisme guru dapat diartikan sebagai kemampuan dan kewenangan guru dalam menjalankan profesi keguruannya dengan kemampuan tinggi. Profesionalisme seorang guru merupakan suatu keharusan dalam mewujudkan sekolah berbasis pengetahuan, yaitu pemahaman tentang pembelajaran, kurikulum, dan perkembangan manusia termasuk gaya belajar. Pada umumnya di sekolah-sekolah yang memiliki guru dengan kompetensi profesional akan menerapkan “pembelajaran dengan melakukan” untuk menggantikan cara mengajar dimana guru hanya berbicara dan peserta didik hanya mendengarkan.

Dalam suasana seperti itu, peserta didik secara aktif dilibatkan dalam memecahkan masalah, mencari sumber informasi, data evaluasi, serta menyajikan dan mempertahankan pandangan dan hasil kerja mereka kepada teman sejawat dan yang lainnya. Sedangkan para guru dapat bekerja secara intensif dengan guru lainnya dalam merencanakan pembelajaran, baik individual maupun tim, membuat keputusan tentang desain sekolah, kolaborasi tentang pengembangan kurikulum, dan partisipasi dalam proses penilaian.

Kompetensi profesional seorang guru adalah seperangkat kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang guru agar ia dapat melaksanakan tugas mengajarnya dengan berhasil. Adapun kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru, terdiri dari 3 (tiga) yaitu ; kompetensi pribadi, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional mengajar. Keberhasilan guru dalam menjalankan profesinya sangat ditentukan oleh ketiganya dengan penekanan pada kemampuan mengajar.

Dengan demikian, bahwa untuk menjadi guru profesional yang memiliki akuntabilitas dalam melaksanakan ketiga kompetensi tersebut, dibutuhkan tekad dan keinginan yang kuat dalam diri setiap guru atau calon guru untuk mewujudkannya. Sebagai seorang guru perlu mengetahui dan menerapkan beberapa prinsip mengajar agar seorang guru dapat melaksanakan tugasnya secara profesional, yaitu sebagai berikut :
1. Guru harus dapat membangkitkan perhatian peserta didik pada materi mata pelajaran yang diberikan serta dapat menggunakan berbagai media dan sumber belajar yang bervariasi.
2. Guru harus dapat membangkitkan minat peserta didik untuk aktif dalam berpikir serta mencari dan menemukan sendiri pengetahuan.
3. Guru harus dapat membuat urutan (sequence) dalam pemberian pelajaran dan penyesuaiannya dengan usia dan tahapan tugas perkembangan peserta didik.
4. Guru perlu menghubungkan pelajaran yang akan diberikan dengan pengetahuan yang telah dimiliki peserta didik (kegiatan apersepsi), agar peserta didik menjadi mudah dalam memahami pelajarannya yang diterimanya.
5. Sesuai dengan prinsip repitisi dalam proses pembelajaran, diharapkan guru dapat menjelaskan unit pelajaran secara berulang-ulang hingga tanggapan peserta didik menjadi jelas.
6. Guru wajib memerhatikan dan memikirkan korelasi atau hubungan antara mata pelajaran dan/atau praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari.
7. Guru harus tetap menjaga konsentrasi belajar para peserta didik dengan cara memberikan kesempatan berupa pengalaman secara langsung, mengamati/meneliti, dan menyimpulkan pengetahuan yang didapatnya.
8. Guru harus mengembangkan sikap peserta didik dalam membina hubungan sosial, baik dalam kelas maupun diluar kelas.
9. Guru harus menyelidiki dan mendalami perbedaan peserta secara individual agar dapat melayani siswa sesuai dengan perbedaannya tersebut.
10. Guru juga dapat melaksanakan evaluasi yang efektif serta menggunakan hasilnya untuk mengetahui prestasi dan kemajuan siswa serta menggunakan hasilnya untuk mengetahui prestasi dan kemajuan siswa serta dapat melakukan perbaikan dan pengembangan.

Seiring dengan kemajuan teknologi informasi yang berkembang pesat, guru tidak lagi hanya bertindak sebagai penyaji informasi, tetapi juga harus mampu bertindak sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing yang lebih banyak memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mencari dan mengolah sendiri informasi. Dengan demikian keahlian guru harus terus dikembangkan dan tidak hanya terbatas pada penguasaan prinsip mengajar seperti yang telah diuraikan diatas.

Bertitik tolak dari pendapat para ahli tersebut diatas, maka yang dimaksud “Kompetensi Profesionalisme Guru” adalah orang yang memiliki kemampuan dan keahlian khusus dalam bidangnya sehingga ia mampu menjalankan tugas dan fungsinya sebagai seorang guru dengan hasil yang baik.

KESIMPULAN :
UNTUK MENJADI GURU PROFESIONAL, SESEORANG HARUS :
1. Mengerti dan menyenangi dunia pendidikan, dan didukung dengan kompetensi profesionalisme.
2. Menerapkan prinsip mengajar yang baik serta mempunyai komitmen yang tinggi terhadap pendidikan.
3. Mempunyai motivasi kerja yang baik sehingga dapat meningkatkan kinerja guru dalam roses belajar mengajar.
4. Berjiwa sabar dan bisa dijadikan suri tauladan bagi anak didiknya, baik dalam berkata maupun bersikap.
5. Memiliki multi peran sehingga mampu menciptakan kondisi belajar mengajar yang efektif dan suasana sekolah yang kondusif.
6. Mengikuti perkembangan teknologi komunikasi dan informasi untuk dunia pendidikan.
7. Mempunyai program pengajaran yang jelas dan terarah sesuai dengan kurikulum.
8. Berbudi pekerti luhur dan berkepribadian yang santun dan bertanggungjawab.

Sumber : Tarakan online


»»  Selanjutnya.....

Permendiknas dan PP Pendidikan



Ibarat sebuah rumah, maka dia harus mempunyai pondasi yang kokoh untuk berpijak. Demikian juga seorang Guru, dia harus mempunyai tuntunan sekaligus juga sebagai tuntutan dalam menunaikan tugasnya. Berikut saya tampilkan beberapa Permendiknas dan PP yang seharusnya sudah dipahami oleh semua stake holder pendidikan. File yang ditampilkan sudah dalam format powerpoint. Silahkan klik link di bawah ini untuk mendownloadnya :

Tahun 2003
- UU No.20 Tahun 2003 Tentang Sisdiknas .pptSisdiknas

Tahun 2005
- PP No.19 Tahun 2005 ttg Standar nasional pddkn.ppt

Tahun 2006
- Permendiknas No. 22 Tahun 2006_standar isi.ppt
- Permendiknas No. 23 Tahun 2006_tentang SKL.zip
- Permendiknas No. 24 Th 2006 dan No. 6 Th 2007_Pelaksanaan SI dan SKL.ppt

Tahun 2007
- Permendiknas No. 12 Th 2007_Standar Pengawas.ppt
- Permendiknas No. 13 Th 2007_Standar Kepala Sekolah.ppt
- Permendiknas No. 14 Th 2007 SI KESETARAAN.ppt
- Permendiknas No. 16 Th 2007 Standar Kualifikasi akademik Guru.ppt
- Permendiknas No. 19 Tahun 2007_standar pengelolaan.zip
- Permendiknas No. 20 Tahun 2007_standar penilaian .ppt
- Permendiknas No. 41 Tahun 2007_standar proses.ppt

Tahun 2008
- PP No 74 Th 2008 ttg Guru.ppt

Tahun 2009
- Permendiknas No. 10 Th 2009 Sertifikasi Guru Jabatan.PPT


»»  Selanjutnya.....

DIKLAT PEMBUATAN BAHAN AJAR BERBASIS MULTIMEDIA BAGI GURU IPS KABUPATEN PEMALANG







Pendidikan dan pelatihan pembuatan bahan ajar berbasis multimedia bagi guru IPS Kabupaten Pemalang merupakan program kerja pengurus MGMP IPS Kabupaten Pemalang. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pendidikan dan pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis multimedia, menumbuhkembangkan minat guru pengetahuan sosial untuk membuat media pembelajaran berbasis multimedia, meningkatkan pemahaman pentingnya media dalam proses pembelajaran pengetahuan sosial, mengembangkan proses pembelajaran pengetahuan sosial secara kreatif, inovatif, menarik dan menyenangkan. dan meningkatkan profesionalisme guru.
Kegiatan yang dilaksanakan selama 4 kali pertemuan ( 29 Oktober, 5, 12 dan 19 Nopember 2009 dan dibuka oleh Kasi Pendidikan SMP, Bp. Drs. Zaenul Arifin mewakili Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga. Dalam sambutannya beliau mengamanatkan supaya guru senantiasa meningkatkan profesinalisme.
Materi Pelatihan terdiri dari Materi Umum dan Materi Khusus. Materi umum meliputi Peningkatan Profesionalisme Guru dan Pengembangan Media dan Sumber Belajar. Sedangkan materi khususnya meliputi Pembuatan RP Pembelajaran Berbantuan Komputer, Pengenalan Microsoft Powerpoint, Pembuatan presentasi dengan Microsoftpoint, serta Praktek Pembuatan Presentasi. Pelatihan ini diikuti oleh 84 guru IPS se-kabupaten Pemalang dengan dibimbing oleh Priyatno, S.Pd, Drs. Ides Fidiyatno, Drs. Sobirin M.Pd dan M. Taufik, S.Pd. Karena banyaknya peserta, maka kegiatan pelatihan dibagi menjadi 2 tempat yaitu di SMPN 2 Taman dan SMPN 2 Pemalang. Sedangkan untuk pembiayaan dilakukan secara swadaya. Berikut nama-nama peserta kegiatan pelatihan :

SUB COMAL
1 Drs. TAJUDIN SMP Negeri 1 Ampelgading
2 CASRIATUN, S.Pd SMP Negeri 1 Bodeh
3 LUWINSIH, S.Pd SMP Negeri 1 Ampelgading
4 SUNARTO, S.Pd SMP Negeri 1 Ulujami
5 ASMA'UL KHUSNA, S.Pd SMP Negeri 1 Comal
6 ERNI BAITI SMP Negeri 2 Comal
7 NINIK RIYANTINI, S.S SMP Negeri 2 Bodeh
8 Dra. TITI ATI SMP Negeri 2 Ulujami
9 ENDANG SRININGSIH, S.Pd SMP Negeri 2 Ampelgading
10 EDY SUTRISNO, S.Pd SMP Negeri 3 Comal
11 SUTRISNO, S.Pd SMP Negeri 3 Ulujami
12 NURCHAYATI, S.Pd SMP Negeri 3 Bodeh
13 JUMALI, S.Pd SMP Negeri 4 Ampelgading
14 ESKADAR, SE SMP Negeri 4 Bodeh
15 SITI MEKARWATI SMP Negeri 4 Comal
16 Dra. KARTINI SMP Negeri 4 Ulujami
17 SAMSUDIN, S.Pd SMP Negeri 5 Ulujami
18 JOKO SATRIYO, S.Pd SMP Negeri 5 Comal
19 UMI HANIK, S.Pd.I SMP Islam Comal
20 MUNTAMAH, S.Pd SMP Muhammadiyah 2 Comal

SUB TAMAN PETARUKAN
1 WARDOYO, S.Pd SMP Negeri 1 Taman
2 JAHIDIN, S.Pd.Ek SMP Negeri 2 Petarukan
3 SATUNIK, S.Pd SMP Negeri 2 Petarukan
4 HARIATI, S.Pd SMP Negeri 2 Taman
5 SITI FARIHAH KURNIAWATI, S.Pd SMP Negeri 3 Petarukan
6 PURWANTI SMP Negeri 3 Taman
7 PRAMONO, S.Pd SMP Negeri 4 Petarukan
8 WASIS ERNAWATI, S.Pd SMP Negeri 4 Taman
9 ASORI IBRAHIM, S.Pd SMP Negeri 5 Petarukan
10 BUDI LUKITO SMP Negeri 5 Taman
11 SRI LESTARI, S.Pd SMP Negeri 6 Petarukan
12 SANTI HAYATI, SE SMP Islam Al-Mustofa Taman
13 UNTUNG BUDIONO, S.Pd MTsN Petarukan
14 EDY WINARSO, S.Pd SMP PGRI 8 Taman
15 TRI KRISNAENI K, SE SMP PGRI 5 Petarukan
16 RADEN FATAH, SE SMP Al Khoiriyah Petarukan
17 IRVAN WIDI NUGRAHA, SE SMP Al Irsyad Taman

SUB RANDUDONGKAL
1 SUNTORO, S.Pd SMP Negeri 1 Watukumpul
2 NUR CHOLIS, S.Pd SMP Negeri 1 Watukumpul
3 SAPAR TEGUH PRIHADI, S.Pd SMP Negeri 1 Watukumpul
4 SUTARNO, S.Pd SMP Negeri 1 Randudongkal
5 MARGIONO, S.Pd SMP Negeri 1 Pulosari
6 SUTEJO, S.Pd SMP Negeri 1 Moga
7 Dra. WIDI WIDAYATININGRUM SMP Negeri 1 Moga
8 Drs. WALUYO RIYADI SMP Negeri 1 Bantarbolang
9 ROSANA, S.Pd SMP Negeri 1 Bantarbolang
10 ACHMAT ARYATMOKO, SE SMP Negeri 2 Watukumpul
11 LAELI MUSFIROH, S,Pd SMP Negeri 2 Warungpring
12 SRI ENDANG RESMININGSIH, S.Pd SMP Negeri 2 Randudongkal
13 Drs. URIP SUYATNO SMP Negeri 2 Pulosari
14 SRI BUDIARTI, S.Pd SMP Negeri 2 Moga
15 MURWANTI, S.Pd SMP Negeri 2 Bantarbolang
16 KUSBIYANTORO, S.Pd SMP Negeri 3 Randudongkal
17 SUGIARTI, S.Pd SMP Negeri 3 Moga
18 M. DZULFIKRI ROMADLON, SE SMP Negeri 3 Bantarbolang
19 IGIR PUTRI BW, S.Pd SMP Negeri 4 Bantarbolang
20 RISNOTO, S.Pd SMP Negeri 4 Randudongkal
21 IDA ELFIA, SE SMP Negeri 5 Randudongkal
22 AWALIA APRIYANI, S.Pd SMP Islam Randudongkal


SUB PEMALANG
1 SISYANTO, S.Pd SMP Negeri 1 Pemalang
2 RIAS MARDIONO, S.Pd SMP Negeri 1 Pemalang
3 SLAMET SUHERMAN, S.Pd SMP Negeri 2 Pemalang
4 NURIMAN, S.Pd SMP Negeri 2 Pemalang
5 AGUSTIN SMP Negeri 3 Pemalang
6 Drs. AGUS SUYUDI SMP Negeri 3 Pemalang
7 Drs. BUDIMAN SMP Negeri 4 Pemalang
8 HERI SULISTYO, S.Pd SMP Negeri 4 Pemalang
9 Drs. SUCIPTO SMP Negeri 5 Pemalang
10 SETIYANI KARTIKANINGRUM, S.Pd SMP Negeri 5 Pemalang
11 U T A R I SMP Negeri 5 Pemalang
12 ABDUL KHOLIK, S.Pd SMP Negeri 6 Pemalang
13 Drs. ASRORI SMP Negeri 6 Pemalang
14 TITIK SUNDARITA SMP Negeri 7 Pemalang
15 Drs. SLAMET BUDIHARJO SMP Negeri 7 Pemalang
16 TRI HARTITI, S.Pd SMP Negeri 8 Pemalang
17 FARIDAH, S.Ag SMP Negeri 8 Pemalang
18 EKO ARFANTO, S.Pd SMP Darul Ulum Pemalang
19 HERU SETIAWAN SMP Veteran Pemalang
20 ANDI FALANI, S.Pd SMP Hasyim Ashari Pemalang
21 SURIPTO, SE SMP Plus Salafiyah Pemalang
22 NUROKHIM A.Ma SMP Al Mansyuriah Pemalang
23 UKHROWIYAH, S.Pd SMP Islam Terpadu At Tawaazun
24 TITI YUSTININGSIH, S.Pd SMP PGRI 9 Pemalang
25 Dra. DYAH SUKRAENI MTs Negeri Pemalang


»»  Selanjutnya.....